Minggu, Juni 16, 2024
Beranda Adventure Offroad Trail Adventure, Wajib Perhatikan Makanan Dan Istirahat

Offroad Trail Adventure, Wajib Perhatikan Makanan Dan Istirahat

Olahraga offroad dengan motor trail semakin banyak diminati oleh berbagai kalangan. Setiap akhir pekan, banyak orang yang menghabiskan waktunya dengan ‘bersusah payah’ melewati jalur offroad melintasi hutan ataupun pegunungan.

Namun perlu diketahui, offroad trail adventure termasuk salah satu kegiatan yang sangat menguras tenaga dan daya tahan tubuh. “Oleh sebab itu, konsumsi makanan dan minuman harus selalu diperhatikan dan dijaga. Agar nantinya badan tidak kaget dan jatuh sakit setelah melakukan olahraga trail adventure” buka Pieters Tanujaya, krosser senior yang demen main trail adventure.

Frans Tanujaya

“Seringkali, orang menyepelekan tentang asupan makanan dan minuman serta istirahat yang cukup dikala sedang melakukan offroad trail adventure. Bukan malah menjadi lebih sehat, justru setelah melakukan offroad badan terasa lemas dan jatuh sakit. Bahkan untuk jangka panjang, ada beberapa organ dalam yang menjadi tidak sehat” tambah Ricky, penggemar trail adventure asal kota Bandung.

Untuk menghindarinya, sobat harus mulai membiasakan diri untuk menjaga asupan makanan, minuman serta istirahat yang cukup disaat sedang ‘trabasan’. Dianjurkan untuk mengkonsumsi 6 sampai 8 gelas air putih atau 2 botol air mineral kecil ketika sedang beraktifitas ‘trabasan’. Air putih ini bertujuan untuk menggantikan cairan dalam tubuh yang dikeluarkan dalam bentuk keringat ketika sedang beradventure. Sehingga resiko penyakit ginjal menjadi kecil.

bawa air minum yang cukup

Kemudian pola makan pun juga harus diperhatikan. “Usahakan untuk menyempatkan makan disiang hari. Selain itu selalu membawa makanan yang manis seperti coklat untuk cemilan dikala sedang adventure. Coklat sangat berguna untuk menggantikan energi tubuh yang hilang” terang Ucok, pemilik Hot MX asal Baturaja, Sumsel yang juga rajin beradventure.

selalu bawa coklat

Luangkan juga waktu setiap 1 atau 2 jam sekali untuk beristirahat dan berteduh selama 5 sampai 15 menit. Jangan pernah memaksakan diri untuk terus diatas motor dan tidak beristirahat. “Bisa bisa pingsan dijalan dan berakibat fatal. Sudah banyak kejadian buruk akibat memaksakan diri tidak beristirahat ketika sedang ‘trabasan’. Seperti dikalimantan misalnya” tutup Frans Tanujaya yang juga merupakan salah seorang pendiri komunitas Trabas Bandung. (OC1)

Oto Cornerhttps://otocorner.com
media otomotif indonesia, mengulas tentang berbagai hal mengenai otomotif di indonesia.

Most Popular

Holiday offroader trail Pangandaran 2024, diikuti 1500 offroader se-Indonesia (15/6)

Otocorner.com – Ada yang menarik pada gelaran Holiday Offroader Trail (HOT) 2024 yang dilaksanakan di Pantai barat Pangandaran. Lokasi yang biasanya hanya diisi wisatawan...

Jelang Biker Rendezvous 2 Pangandaran (20 Juli 2024)

Otocorner.com - Setelah sukses dengan gelaran pertamanya, Semprul yang digawangi oleh Susilo Nandang bagio SH, MH, seorang tokoh Otomotif dari kota Bandung, Jawa Barat...

32 tahun Anniversary Nusakambangan scooter club Cilacap, Pererat Tali Persaudaraan

Otocorner.com - Merayakan hari jadinya yang ke 32 tahun, komunitas Nusakambangan Scooter Club (NSC) Cilacap menggelar acara tasyakuran bersama. Dalam acara berbagi kebahagiaan ini, NSC...

Program Spesial Yamaha YZ Series, Dukung Hobi di Lintasan Offroad

 Otocorner.com - Line up trail Yamaha yang semakin digemari dan mempengaruhi perkembangan kegiatan offroad yang dijalani para penghobinya maupun pembalap profesional. Merespon tren positif tersebut,...

Recent Comments