asd
Beranda Adventure Trabas Merdeka XVI Kuningan – Subang (18-19/8) : Beri Penyegaran Baru, Sukses...

Trabas Merdeka XVI Kuningan – Subang (18-19/8) : Beri Penyegaran Baru, Sukses Diikuti 937 Peserta

395

Otocorner.com – Trail Adventure Bandung Assosiation atau yang biasa disingkat dengan TRABAS punya acara rutin tahunan yaitu Trail Adventure ‘Trabas Merdeka’ yang dilaksanakan selama 2 hari disetiap bulan Agustus. Di tahun 2018 ini, Trabas Merdeka telah menginjak gelaran yang ke XVI (16) dan dilaksanakan mulai tanggal 18 hingga 19 Agustus.

“Sebenarnya, Trabas Merdeka ini merupakan acara internal para anggota Trabas. Namun seiring dengan berjalannya waktu, Trabas Merdeka ini pun kita buka untuk semua offroader dari seluruh Indonesia yang juga ingin berpartisipasi” buka Dedi Marja, Ketua pelaksana Trabas Merdeka yang ke XVI.

Letkol Inf. Andi, Dedi Marja dan Eddy Djalus

Pada konsepnya, Jalur setiap Trabas Merdeka selalu berbeda rute dan kota. Fokusnya pun lebih pada penyuguhan jalur dan juga silaturahmi antar offroader yang hadir. Jadi tidak ada hadiah maupun hiburan yang ditawarkan kepada para offroader yang mengikuti gelaran Trabas Merdeka ini.

Start Etape 1 (day 1) dari Open Space Galery Linggasana, Cilimus, Linggasana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menempuh jalur 145 Km dan melintasi gunung Ciremai. Dalam rute yang dilalui, para offroader singgah di Gedung Naskah Linggarjati untuk menaruh serta memasang Bendera Merah Putih sebanyak 10.001 buah.

Rute Etape 1 kemudian dilanjutkan menuju pos makan siang di Rumah Makan Panyileukan yang berada di Jalan Raya Talaga Cikijing Wanahayu, Maja, Majalengka. Sedangkan untuk titik finish di etape 1 bertempat di YONIF 301 Sumedang, Jawa Barat.

Komandan Batalyon Yonif 301 Sumedang Letkol inf Andi Hasbullah turut menyambut baik acara Trabas Merdeka XVI ini. Menurutnya, ini salah satu bentuk perayaan kemerdekaan republik Indonesia dari cara yang berbeda. Bisa menjadi Sinergi yang bagus antara TNI dan Masyarakat. Malah justru mempunyai makna lebih dalam karena menyerupai dengan cara bergerilya para pejuang kemerdekaan RI yang juga keluar masuk hutan dari kota satu ke kota lainnya untuk berperang dengan para penjajah.

Saat dilokasi finish etape 1, panitia pelaksana coba memberikan sentuhan yang baru.  “Kali ini kita coba memberikan penyegaran dengan memberikan hiburan pada para offroader setelah finish di etape 1. Selain itu, kita buat malam keakraban dengan membuat acara kambing guling, live music dan juga dengan menyiapkan berbagai makanan dan minuman daerah seperti kacang rebus, ubi, bandrek dan bajigur” lanjut Yogi selaku Humas dari Trabas.

Dan rupanya konsep ini pun cukup berhasil menarik perhatian para offroader. Tercatat 937 offroader dari seluruh Tanah Air hadir mengikuti acara Trabas Merdeka ini. Padahal panitia hanya menargetkan 600 orang saja sebagai pesertanya. Untuk peserta terjauh datang dari Makasar, Lampung, dan berbagai kota lain di pulau Jawa.

Nanang Sale Dogman

Selain itu, jalur yang disuguhkan juga dibuat lebih matang. Mulai Trabas merdeka sebelumnya (XV), panitia berkonsultasi dengan track konsultan Nanang Sale dari Dogman. “Untuk jalur, dari teman teman Trabas sudah membuat jalurnya sendiri. Sedangkan saya hanya bersifat menambahkan dan mematangkan apa yang kurang. Semua bertujuan untuk kepuasan para offroader yang mengikuti acara Trabas Merdeka ini” papar Nanang Sale, Track konsultan yang juga anggota Trabas ini.

Dietape ke 2, para offroader berangkat dari Markas Batalyon 301 Sumedang menuju Subang, Jawa Barat.  Etape 2 menempuh jalur 90 Km dan finish di Lapangan Dangian Kumpay, Kaso Malang, Subang, Jawa Barat.

Pada etape ke 2, jalur yang dilalui mayoritas adalah tanah merah. Untuk Pos Makan Siang Etape 2 berada di Puncak Pasir Sumbul, Gandasoli Subang. Dalam waktu normal, jalur sepanjang 90 kilometer tersebut bisa diselesaikan dalam waktu 5 jam.

“Etape ke 2 ini jalurnya lebih mantap. Lebih banyak tanah merah jadi terasa lebih nikmat” kompak Mardisong dan Haji Didin dari tim Dr.No yang memasuki jalur menggunakan motor buatan Spanyol, Gas Gas 2tak 250 GP 2018 yang kali ini sedang dalam masa promo dan dijual hanya seharga 135 juta rupiah full option.

haji didin dan mardisong, jalur mantap

“Kami harapkan, dengan adanya beberapa penyegaran dalam konten Trabas Merdeka XVI ini bisa membuat para offroader yang mengikuti lebih berkenan. Kami berusaha semaksimal mungkin agar tujuan dan konsep inti dari Trabas Merdeka ini bisa tetap ada. Semoga saja di acara Trabas Merdeka XVII tahun depan kami bisa makin baik lagi dari tahun ini” tutup Eddy Djalus selaku ketua umum Trabas 2018. (OC1)